Rabu, 27 Oktober 2010

Kepulangan Presiden Yudhoyono Dinilai Sangat Tepat

Author: yahoo.com

Job Vacancy, Indonesia Job, Job Indonesia

Medan (ANTARA) - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara menilai rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pulang ke Tanah Air dan mempersingkat kunjungan kenegaraannya di Vietnam sudah sangat tepat.
"Sangat tepat jika Presiden memang memutuskan untuk segera pulang ke Tanah Air," ujar Wakil Ketua DPRD Sumut H Kamaluddin Harahap di Medan, Rabu.
Presiden Yudhoyono membatalkan sejumlah agenda kerja di Hanoi, Vietnam, dan memutuskan kembali ke Tanah Air untuk memantau langsung dampak bencana gempa dan tsunami di Mentawai serta gunung Merapi di Yogyakarta.
"Presiden mengambil keputusan kembali ke Tanah Air," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dalam keterangannya kepada wartawan di Hanoi, Vietnam, Rabu.
Presiden dijadwalkan langsung menuju Sumatera Barat untuk selanjutnya memantau kondisi di Mentawai.
Menurut rencana awal, Presiden Yudhoyono berada di Vietnam untuk melakukan kunjungan kenegaraan dan menghadiri KTT ke-17 ASEAN.
"Presiden sangat prihatin dengan bencana tsunami di Mentawai dan letusan Gunung Merapi. Selanjutnya delegasi Indonesia akan dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto.
Kamaluddin Harahap mengatakan, dua bencana yang saat ini terjadi di Tanah Air sangat serius dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. "Jadi memang sudah tepat jika Presiden mempersingkat kunjungan kenegaraan di Vietnam," katanya.
Ia mengaku dapat merasakan apa yang saat ini dialami masyarakat Mentawai, apalagi tercatat sudah lebih 100 orang tewas dan seratusan lainnya dilaporkan hilang.
"Kita bisa merasakan derita di sana, apalagi kemarin saya baru pulang dari Padang," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Hal yang sama juga dikemukakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Budiman P Nadapdap. Menurut dia, Presiden Yudhoyono memang sudah seharusnya memberikan perhatian lebih terhadap bencana yang tengah melanda sejumlah daerah di Tanah Air.
Namun demikian, ia berpendapat bahwa persoalan bencana sudah ada yang diserahi tugas untuk menanggungjawabinya, namun sejauh ini penanganannya belum maksimal.
"Kunjungan Presiden di Vietnam sesungguhnya juga penting, sementara kondisi di Tanah Air juga membutuhkan penanganan serius. Sesungguhnya Presiden tidak harus pulang jika penanganan bencana maksimal," ujar Budiman Nadapdap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar